PERBANDINGAN ALGORITMA SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE EXPLOITING RANK DENGAN ALGORITMA ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS APLIKASI PEMILIHAN KARTU GSM)

Di Indonesia tidak mudah dalam menentukan pilihan layanan telekomunikasi sesuai kebutuhan dikarenakan cukup banyaknya operator seluler. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di rancanglah sebuah sistem Aplikasi Pemilihan Kartu GSM dengan Algoritma Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Rank (SMARTER). Sebagai pembanding, digunakan Algoritma Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan algoritma mana yang lebih baik dalam melakukan proses pemilihan kartu GSM.

Perhitungan pada sistem SMARTER yaitu dengan user melakukan pengurutan prioritas kriteria yang diinginkan dari prioritas satu sampai prioritas ke enam. Perhitungan dengan AHP yaitu user membandingkan tiap kriteria secara berpasangan. Kemudian menetapkan skala kuantitatif 1 sampai dengan 9 untuk menilai perbandingan tingkat kepentingan suatu kriteria terhadap kriteria lain.

Dari perbandingan antara algoritma Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Rank (SMARTER) dan algoritma Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat disimpulkan bahwa algoritma SMARTER memiliki keunggulan dalam perhitungan komputasi karena perhitungannya yang mudah dan cepat.

Metode SMARTER

Metode AHP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil perbandingan algoritma SMARTER dan AHP pada Sistem Aplikasi pemilihan kartu GSM, maka dihasilkan kesimpulan sebagai berikut :

  • 1. Metode SMARTER dapat menyelesaikan masalah dengan cara menentukan nilai prioritas dari kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan.
  • 2. Metode AHP dapat menyelesaikan masalah multi kriteria menjadi suatu hirarki.
  • 3. Metode SMARTER membandingkan kriteria secara keseluruhan.
  • 4. Metode AHP membandingkan kriteria satu banding satu atau perbandingan berpasangan
  • 5. Hasil output rekomendasi SMARTER dengan rekomendasi AHP dari 60 kombinasi pengujian 43 sama dan 17 berbeda (kesamaan 72%).
  • 6. Metode SMARTER lebih unggul dalam perhitungan komputasi karena perhitungannya yang lebih mudah dan cepat
  • 7. Kedua metode hanya menjadi alat bantu bagi pengambil keputusan, keputusan akhir tetap berada di tangan pengambil keputusan.

Saran

Saran yang dapat diberikan pada Perbandingan Algoritma SMARTER dan Algoritma AHP pada Pemilihan Kartu GSM antara lain :

  • 1. Untuk pengembangan lebih lanjut, sistem ini dapat dikembangkan dengan melakukan penambahan-penambahan prioritas dan kriteria baru. Sehingga dengan adanya penambahan tersebut sistem akan menjadi lebih kompleks.
  • 2. Sistem dapat dikembangkan dengan mengupdate interface sistem yang sudah ada menjadi lebih menarik, semakin memudahkan dan memberi banyak manfaat bagi banyak user.

Comment Stream