Anak Desa di Kota Besar

Harga AC di kota besar dan di kota kecil agaknya memang jauh berbeda. Beberapa bulan yang lalu saya yang berdomisili di Subang memutuskan untuk membeli AC di toko elektronik setempat dan mendapatkan harga yang relatif murah. Namun ketika saya pindah ke ibu kota untuk bekerja, saya membeli AC dengan merek dan spesifikasi yang sama namun dengan harga yang sangat jauh berbeda. Hal ini kembali membuat ibu saya menasihati, beliau bilang lebih baik tinggal di kampung halaman daripada susah payah di kota besar dengan segala persaingannya yang serba ketat. Saya hanya bisa tertawa kosong dan memantapkan niat demi menggapai cita-cita saya untuk bekerja di perusahaan besar. Saya selalu membela diri dengan menunjukkan betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan di kantor saya sekarang ini kepada ibu dan keluarga, karena semua orang pun tahu di kota kelahiran saya tak akan ditemukan perusahaan seperti kantor ini. Akhirnya rasa percaya diri saya besar lagi.

Dan bukan harga AC saja, harga-harga di ibu kota juga sangat berbeda dengan di Subang. contoh lainya adaah Harga Mesin cuci dan elektronik lainya. Bahkan harga beras pun memiliki kesenjangan yang cukup signifikan. Tapi saya selalu berusaha untuk meyakinkan diri sendiri, kelak saat karier saya berjalan dengan lancar, semua harga-harga untuk kebutuhan rumah tangga tersebut tidak akan lagi menjadi masalah yang berarti. Untuk itulah saya selalu berusaha sebaik mungkin dalam melakukan pekerjaan demi masa depan yang nyaman dan sejahtera, bukan hanya bagi saya tapi juga untuk keluarga yang saya tinggal di kampung halaman.

Comment Stream